eunSung akhirnya membawa sang nenek tinggal bareng, dibikin makan siang lalu ditinggal sebentar utk dirinya menyebar pamflet 'missing brother'. Dah dikasih warning sm hyeRin (temennya) bahwa dirinya dah susah tp kenapa masih mau mengajak nenek asing tinggal bareng. eunSung bilang mungkin jika dirinya menolong orang lain, eunWoo akan ditolong orang juga. Nenek dibeliin baju & pakaian dalam yg baru, lalu nenek ikut bantu eunSung berjualan dipinggir jalan. Pulang ke rumah eunSung meluruskan uang yg diterimanya, nenek komentar "kok masih muda aja niat bgt sih menghasilkan uang, utk apa ?" eunSung jawab kalo bukan krn keadaan skrng dirinya mungkin tdk akan peduli dng uang yg didapatnya.. jreng jreng.. kata2 itu mengingatkan nenek akn dirinya, yg selalu meluruskan uang yg diterimanya & sangat menghargi uang yg didapat dr hasil kerja kerasnya.. mmh.. sang nenek mulai mendapatkan kembali ingatannya.. maka dirinya mrasa kepalanya sangat sakit.

Hwan memutuskan utk kembali ke newYork sejak ditampar oleh nenek, seungMi malah mabuk berat menangis & meminta Hwan utk tdk kembali kesana, krn dirinya sangat kesepian.
Hari itu diam2 nenek menghubungi buttler kepercayaannya bilang bahwa dirinya baik2 saja tp dirinya hrs istirahat bbrp hari lagi. Usai menempel pamflet2 di tempat2 umum, eunSung dijemput junSe utk makan bareng, t'nyata eunSung mimisan, junSe membantu membersihkan darah yg keluar dr hidung gadis itu. Lunch box yg akan dimakan eunSung dituker dng miliknya, betapa kaget junSe bahwa eunSung hrs memakan jualannya yg tdk laku pagi itu. junSe lalu menyuruh utk eunSung tdk jualan lagi, tp bekerja menyusun menu direstoran miliknya (tp dia ngaku milik mantan pacar eunSung). eunSung gak mau, malah marah ke junSe.
ibu Hwan menemukan ibu seungMi dng pengacara mrk, sejak ibu seungMi berniat utk bergabung dng perush tsb, tp ibu Hwan meminta ibu seungMi membuat proposal (data diri) agar bisa dibaca nenek.

Sejak ingatan nenek kembali dirinya mulai menghilangkan dialek kampungnya, lalu mulai ngambek (betingkah) bilang bosenlah makan makanan yg ada, mencuri selimut orang, mencabuti bunga tetangga, aksi protes krn di rumah eunSung gak ada tivi. Meski begitu mengesalkan tp eunSung tdk bisa mengusir nenek krn dia takut eunWoo juga diusir orang. Mrk makan dadar daun bawang bareng, eunSung memuji masakan nenek. junSe meminta ketemuan lagi dng eunSung, dirinya menawarkan eunSung bisa bekerja diperush penghasil makanan instan (milik nenek Hwan), tak lupa junSe membelikan eunSung sup daging khas restoran (milik nenek Hwan juga). Sup daging itu dibawa pulang eunSung utk diberikan kpd nenek, sambil cerita berita bahagia bahwa dirinya akan bekerja di kantoran. Hari wawancara itupun tiba, nenek punya niat sendiri thdp hidup eunSung, maka disaat eunSung siap2 merapihkan diri, tiba2 nenek memegang perut, bilang perutnya sakit luar biasa & meminta diantar ke dokter.

Lama nunggu didokter, eunSung cm bisa menangis, gagal dirinya mencari uang lebih utk bisa menghidupi adiknya nanti, sementara nenek cm bisa melihat dr kejauhan. oia Hwan gak boleh kembali ke newYork dulu sebelum nenek pulang nih. Sampe rumah eunSung malah panik nenek dah gak ada, yup.. sesudah menghancurkan impian eunSung, nenek pulang kerumahnya yg besar itu.. Nenek meminta buttler kepercayaannya utk menjemput eunSung. eunSung diajak ke rumah besar, menemui seseorang yg mengajaknya.. ketika masuk ke ruang makan.. walah.. rupanya nenek yg dah seminggu ini tinggal bersamanya adl pemilik rumah besar ini, mengajak eunSung sarapan lalu meminta gadis itu utk tinggal bersamanya dng balasan akan membantu mencari eunWoo utknya. eunSung tdk langsung menerima tawaran tsb, cerita ke hyeRin yg menyuruh eunSung utk menerimanya. Mikir lama dalam kamar, eunSung putus asa bs mencari eunWoo sendirian, akhirnya membawa koper keluar rumah menuju rumah nenek.

Namun betapa terkejut dirinya begitu masuk rumah tsb, ketemu dng Hwan yg langsung inget kalo eunSung adl pembohong yg tdk bisa mengembalikan tas'nya dulu. Adik Hwan jg inget, disupport ibu mrk yg tidak setuju dng kehadiran eunSung di rumah mrk. Dengan tangisan lagi keluar dr rumah itu.. hiks..hiks..
Nenek kaget begitu tahu bahwa eunSung diusir oleh Hwan. Hwan, adik & ibunya menceritakan bahwa eunSung pernah bekerja di club malam sbg waitress. eunSung kembali dipanggil nenek, menceritakan pertemuannya dng Hwan versi eunSung, lalu kembali nenek membujuk gadis itu utk tinggal bersamanya.
Sementara Hwan asik berolah raga bareng seungMi, eunSung meminta pendapat junSe mengenai tawaran nenek sejak junSe jg pernah ketemu dirinya di club malam dulu. junSe memberi pendapat bahwa mungkin nenek punya pandangan lain ttg eunSung.

Akhirnya eunSung membulatkan tekadnya demi eunWoo mau ikut tinggal bersama nenek. Keluar dari kantor bareng nenek dilihat ibu seungMi yg kaget.. t'nyata orang asing yg diceritakan ibu Hwan yg diajak tinggal bareng adl eunSung.. lalu mulai memikirkan cara demi kepentingan pribadinya.
Saat seungMi janjian dng Hwan makan direstoran junSe, seungMi melihat pamflet eunWoo. Saat dikamar sendirian, seungMi memberanikan diri menelpon ke nomor yg tertera di pamflet tsb, sayangnya HP eunSung ditinggal saat dirinya mandi..
Di rumah eunSung dikenalkan sebagai anggota baru keluarga mereka, Hwan, adik & ibunya diminta utk memberi salam tanda menerima eunSung. Hwan mulai ngomong sinis dng eunSung didepan kamar mrk, menanyakan niat eunSung utk tinggal bareng mrk, eunSung tdk menjawab malah marah ketika tahu Hwan membuka tasnya & melihat foto dirinya..

Want to know usaha ibu seungMi, awalnya ibu sihir itu gak mau datang ke acara peringatan kematian suaminya. Tiba2 dirinya mengajak seungMi utk pergi.. kok aneh.. gak aneh, niat ibu sihir menemui eunSung agar bisa saling kontak setelah mrk berpisah kmrn.. basa basi.. seungMi meminta ibunya mengajak tinggal bareng eunSung setelah mengetahui eunWoo hilang, ibu sihir malah marah kpd putrinya "kamu tahu gak skrng eunSung tinggal dimana, dirumah Hwan-mu".. kaget deh seungMi, ketakutan gimana kalo eunSung cerita kalo dirinya diusir oleh ibu tirinya & adik tirinya.. (seungMi). Ibu sihir itu jg cerita kalo skrng eunSung kerja di perush nenek Hwan. seungMi berniat membatalkan niatnya utk bekerja di perush yg sama, tp ibunya menyuruh utk tetap bekerja, nanti pura2 gak kenal aja, urusan dng eunSung biar saya yg ngatur katanya..

Didalam kamar seungMi kembali membuka album foto lamanya yg berisi foto dirinya dan Hwan, maka pagi2 sekali seungMi sdh rapih menyatakan siap utk masuk bekerja di perush nenek'nya Hwan.
Maka pagi itu juga ibu seungMi meminta bertemu dng eunSung, bukan utk meminta maaf atau mengajak anak itu tinggal bareng, tetapi meminta eunSung utk bersikap tdk mengenal seungMi selama dikantor nanti, demi masa depan seunMi dng Hwan.. ckckck.. tipikal sifat hyoJo di sinetron2nya, yg nrimo, memaafkan orang lain, bilang bahwa seungMi bukanlah org yg bikin dia spt ini, jd mana mungkin dia tdk akan melakukan itu jika seungMi akan senang. Lepas ketemuan dng eunSung, si ibu ketempat spa langganannya, ayah eunSung inget kebiasaan istrinya itu. Maka si ayah menunggu wanita itu diparkiran mobil. Begitu si ibu ingin masuk ke dalam mobil ada suara "yoboo.." kaget pastinya.. not a happy expression absolutely..

Si ibu mengajak si ayah ngobrol ditempat lain (dipinggir sungai besar yg biasa dipake syuting drama2 Korea) teriak2 sebel dng tindakan yg diambil ayah eunSung tanpa konfirmasi dng dirinya, apa yg terjadi sekarang setelah ditinggal suaminya tsb. Tapi pada akhirnya ibu seungMi bilang bahwa eunSung kembali ke NewYork bersama eunWoo & mengambil semua uang asurasi yg didapat. Untuk itu jangan menghubungi dirinya lagi, nanti jika eunSung datang/menghubunginya baru ibu seungMi akan mengirim email kpd suaminya tsb. Lalu ibu seungMi jg menjanjikan akan memberi uang kpd suaminya esok hari & bertemu ditempat yg sama..

Sementara eunSung dibodoh2i oleh temennya krn masih mau membantu/mengabulkan permintaan ibu tirinya itu. Dirumah nenek, Hwan mencoba membuka tas milik eunSung yg berisi sepatu/hadiah utk ayahnya yg ultah, disana ada juga foto ayah & dirinya yg bikin Hwan mengakui bahwa eunSung mungkin memang org baik2. Tas itu dikembalikan Hwan kpd eunSung plus uang ganti HP ktnya, tp eungSung menolak uang tsb, dirinya mau menerima jika dirinya sdh berhasil menemukan tas milik Hwan.
Maka pagi harinya eunSung minta ketemu seungMi diam2 utk meminta alamat tinggal mrk krn dirinya mo' mengambil tas ayahnya dipake waktu ke NewYork t'akhir kmrn. Jelas seungMi menolak memberi alamatnya, dirinya menawarkan utk mengantarkan sendiri tas tsb kepada eungSung.

Sejak seungMi bergabung dng perush nenek Hwan, ibunya membatalkan utk membeli saham perush tersebut. Hwan & adiknya diminta nenek utk memberikan perencanaan hidupnya nanti. Hwan akan membuka lahan golf ditanah yg dimiliki perush krn usaha lahan golf itu bisa menyenangkan dirinya dibanding dng usaha restoran yg skrng ada. Hari pertama kerja seungMi dijemput Hwan, diajak memilih baju lalu kemudian membelikan wanita itu tas kerja yg cantik/mahal. Sementara eungSung dijemput junSe yg mengantarkannya memilih sepatu (sebelumnya nenek memberi uang kpd eunSung utk menganti sepatu gadis itu). Ketika menemukan sepatu yg diinginkan junSe ingin membayarnya tetapi ditolak eunSung, gadis itu memilih membayar sepatu dr uang yg sudah diterima dr nenek.
Malam itu ke-4 pemeran utama drama ini saling curhat & ngobrol, eunSung & junSe minum ditempat eunSung pertama kali minum dng ayahnya, sedang Hwan & seungMi makan mie instan di pinggir sungai besar krn Hwan mencoba memenuhi keingginan seungMi waktu dulu.

Ketika ibu seungMi mengunjungi ibu Hwan, HP'nya tertinggal disana, ibu Hwan meminta buttler rumah itu utk mengantar ke rumah seungMi, tp sang buttler menolak, "saya bekerja utk nenek bukan utk ibu" katanya.. wkwkwk.. akhirnya ibu Hwan meminta eunSung yg pergi utk mengembalikan HP tsb. Sisipan jalan dng ibu SeungMi yg gi buru2 mo' ketemuan dng ayah eunSung, eungSung mencet bel rumah, maka yg keluar dr rumah itu adl.. seungMi.. eunSung tahu kalo dirinya dibohongi, bergegas mengembalikan HP tsb lalu pergi, seungMi mengejarnya memberitahu eunSung bahwa rumah mewah itu adl hadiah dr ayah kandungnya dulu bukan dr harta ayah eunSung. eunSung tdk komentar hanya menerima tas Hwan yg dibawa seungMi.

Akhirnya eunSung bisa mengembalikan tas Hwan dng utuh tanpa pernah membukanya. Ditempat lain junSe menolong ayah eunSung yg terlihat pucat & mengajaknya ke dokter utk berobat.. Nenek pulang ke rumah sebel ngeliat kelakuan mantu & cucu perempuannya yg asik leyeh2 di rumah. Saatnya meminta hasil rencana dari cucu2nya, Hwan akan membuka lahan Golf di tanah milik perush, ditentang sang nenek krn lahan itu seyogya'nya akan dibuat rumah bagi karyawan perush. Sementara adiknya akan kursus menjadi istri rumah tangga yg gak perlu kerja tp bisa leyeh2 & blanja blanji.. Tanpa komentar apa2 nenek kembali kekamar.
Putus asa dng keluarganya yg tidak ada niat utk meneruskan usaha restorannya tsb, akhirnya nenek memutuskan hal yang luar biasa.
Pagi2 anak cucu'nya kembali dikumpulkan, nenek memutuskan utk memberikan perush miliknya kepada eunSung. Sementara mantu & cucu2nya diminta bekerja utk membiayai hidup mereka masing krn mulai hari ini dirinya tdk akan membiayai mereka lagi.

Hwan menolak keras putusan tsb, dirinya lebih memilih utk keluar rumah drpd harus bekerja ditempat yg tdk disukainya. Ibu & adiknya mencoba membujuk Hwan utk menurut perkataan nenek krn mereka ikut kena imbasnya (dng bekerja..xixixi).
Semakin bertambahlah rasa sebel Hwan kpd eunSung, meski begitu dirinya belom sempet bilang kpd eunSung bahwa gadis itu akan dikasih warisan dr neneknya..
junSe mendatangi toko sepeda, memilih sepeda yg terbaik & terbagus, dibawa kerumah ditanya temen rumahnya (mantan pacar eunSung) "untuk siapa ?" dijawab tanpa semangat, tp cowok itu tahu bahwa sepeda itu utk eunSung.. "kamu suka ya sm eunSung ?" dijawab junSe "emang gak boleh ?".. xixixixi.

Tahu bahwa pagi2 eunSung hrs bekerja mengantar susu, junSe datang membawa sepeda yg sudah dihias dng balon2. eunSung menolak sepeda itu, cukup sudah bantuan2 yg diberikan junSe padanya.. junSe malah mengejek "jangan2 kamu menolak sepeda krn gak bisa naik sepeda lagi".. eunSung membantah & langsung mengayuh sepeda itu "aku dah bisa naik sepeda sejak umur 6th" jawabnya, lalu junSe teriak "barang yg sudah dipake tdk bisa dikembalikan !!".. jadilah sepeda cantik itu milih eunSung. Hwan tetap menolak bekerja & memilih keluar dr rumah itu, ibu & adiknya dikasih uang jajan 10rb/hari tanpa mobil & kartu kredit. Hari pertama ibu Hwan bekerja di pabrik, memotong umbi2an yg keras hingga tangannya pada sakit. Sementara adik Hwan bekerja direstoran sbg pramusaji namun tdk ingin melepas/mengganti highHeel'nya, yg ada kakinya pd sakit krn jalan mondar mandir bawa baki penuh makanan.

Berbekal uang yg ada didompet Hwan check-in hotel mewah yg mengabiskan isi dompetnya itu utk menginap 1 hari disana. Ibu Hwan dah curhat ke ibu seungMi mengenai masalah ini, bikin iri ibu seungMi pastinya dng nasib eunSung, tp ketika seungMi memastikan hal itu dirinya cm bisa membesarkan hati putrinya dng bilang mungkin sang nenek cm bikin gertakan agar Hwan menjadi dewasa setelah menjalani hukuman ini.
Hari minggu tiba, waktunya eunSung libur, dah diajak junSe utk ke restorannya (dating. dating.) Ibu & adik Hwan belom boleh libur, waktu mrk iri dng eunSun yg bisa libur hari minggu nenek cm bilang "kalo begitu kemarin2 kalian kesenangan sampe gila dong libur terus tiap hari".. wkwkwk rasain..
Hari itu seungMi diminta ibu Hwan datang utk membawakan baju2 Hwan krn malam itu Hwan gak pulang kerumah. Ketemu deh sm eunSung yg baru mau keluar rumah.

seungMi bilang "pertama kali ketemu" nenek menyangkalnya "mana mungkin, kalian kan satu angkatan di pelatihan perush kemarin".. ditolong eunSung yg bilang pertama kali ketemu dirumah.. Nenek jg bilang harusnya mantunya itu pake jasa angkutan sejak baju Hwan sangat banyak & gak sanggup dibawa seungMi sendirian.
seungMi membawa koper itu ketemu Hwan dihotel, seungMi menawarkan kartu kreditnya utk bisa dipake Hwan, tp Hwan menolak, harga diri boo.. Di hotel Hwan msh berlagak orang kaya, karaoke'an, minum2an mahal mengajak temen2nya, pas saat bayar temen2nya bilang gak punya duit.. Ketika Hwan diusir keluar kamar hotel, Hwan jg tdk bisa membayar tagihan hotel & minum2an kmrn, walhasil Hwan yg ditangkep polisi krn gak bayar. Ibu Hwan meminta tolong nenek utk membebaskan putranya, tp nenek gak bergeming. Akhirnya ibu Hwan meminta tolong junSe menjemput Hwan, junSe menjemput cowok itu lalu mentraktirnya makan malam. Hwan makan dng lahap, namun tetap tdk menerima nasihat junSe lalu meninggalkannya pergi.

Well.. akhirnya Hwan kembali ke rumah besar itu, mengikuti aturan yg dibuat nenek. oia hari itu junSe lagi siap2 menerima kedatangan eunSung, ketika karyawannya bilang bahwa tamunya sdh datang junSe seneng bgt, tp kok yg dateng ade'nya Hwan (wooJung). wooJung meminta uang buat naik taksi ke junSe tp ditolak, saat mengantar wooJung keluar pas eunSung datang, wooJung langsung menggandeng junSe & bilang bahwa restoran ini milik junSe. eunSung kaget, merasa tertipu lgi dng cowok itu lalu bergegas pergi..
Besok paginya eunSung gak make sepeda hadiah junSe, junSe menghampiri, teriak2 marah krn salah paham tsb, bilang bahwa dirinya jg sebel dng keadaan menipu eunSung slama ini tp bukan tdk ada alasan krn dirinya takut eunSung akan meninggalkannya. Mau cerita skrng atau nanti, "eunSung tetap akan menolak saya kan ?" bilang junSe, eunSung bingung "kok skrng kamu yg marah".. "iya saya marah kpd diri saya sendiri" jawab junSe.

Begitu eunSung pulang, nenek bilang, kebetulan eunSung, besok kamu bekerja ajak Hwan sekalian, mulai besok dia kerja di restoran yg sama denganmu.
Setelah mengantar susu, eungSung bergegas bekerja naik bis, smntara Hwan milih naik taksi.. jalanan macet bikin Hwan telat, belum lagi ongkos taksi senilai 15rb pdhl uang yg diterima dr nenek cm 10rb. Hwan memanggil eunSung utk membayar kekurangan biaya taksi tsb, eunSung bilang bahwa Hwan sdh berhutang kpd dirinya. Akhirnya Hwan keceplosan bilang "kamu berani bersikap spt ini mang dah pasti kamu bakalan dapet warisan nenek ?".. eunSung malah bingung.. warisan.. apa..
eunSung memberanikan diri bertanya ke nenek mengenai ucapan Hwan mengenai warisan tsb. Nenek cerita kalo dirinya sengaja emnggunakan eunSung agar cucu & keluarganya sadar & mengambil pelajaran.. eunSung rela dijadikan alat agar keluarga nenek kembali bersatu meski harus menjalani sinisme dr keluarga yg lain.

Hari pertama kerja Hwan cm sbg tukang angkat2 bahan sampe bersih2, saat makan siang tiba dirinya memilih pergi keatap restoran teriak sekencang2nya lalu tidur. Jam 4.59 dah didepan jam menghitung detik demi detik utk bs pulang ke rumah wkwkwkwk. jam 5.00 dirinya ganti baju utk pulang, tp gak punya duit utk bisa pulang, nunggu bis di halte, ketemu eunSung yg mo' naik bis juga. Gak ngerti mo' naik bis apa, tp gengsi mo' ngikutin eunSung, saat eunSUng akhirnya naik bis, teriak "kamu gak ikut naik".. tarif bis dibayari eunSung, Hwan tidur lagi di dalam bis, sesaat eunSung mo' turun tangan Hwan didorong hingga terbangun dr tidurnya. Hwan langsung berdiri kaget meminta supir bis berhenti. Berjalan cepat melewati eunSung, sampe rumah meminta ibunya utk segera menyiapkan makan buatnya. Hwan makan dng lahap secara gak makan siang pdhl abis kerja keras.. xixixi.. oia hari itu wooJung berusaha mencari duit agar bs naik taksi dng menjual tas2 branded miliknya & ibunya. Tapi nenek mengetahui hal itu & meminta uang itu krn tas itu dibeli oleh uangnya.. hi.hi.hi..

Ayah eunSung diajak junSe kerja dikontraktor yg dipimpin oleh mantan pacar eunSung. seungMi membuat lunch box utk Hwan, ibunya kaget waktu seungMi cerita bahwa Hwan kerja di restoran yg sama tempat eunSung kerja. ibu seungMi jg wanti2 kpd putrinya utk tdk melulu memperhatikan urusan rumah tangga, terlebih dng sikap Hwan yg masih gak jelas. Hari kedua kerja buat Hwan, kali ini dirinya diminta belajar dng eunSung. Mau gak mau Hwan denger pelajaran dr eunSung, merasa tdk diindahkan eunSung mengancam Hwan akan diajar oleh manajer langsung jika tdk mendengar dr dirinya. Saat makan siang tiba Hwan ijin keluar utk makan bareng seungMi, tanpa komentar apa2 makan, lalu seungMi bilang "kok kamu gak muji makanan ini ?" "yah, semua makanan kan sama rasanya" jawab Hwan, "tapi ini buatanku" bilang seungMi, "kenapa gak bilang dr tadi, enak kok rasanya".. jawab Hwan gak tulus.. Balik ke restoran setelah 1,5 jam eunSung marah dirinya mrasa menjadi senior Hwan yg hrs bisa mengajar cowok itu dng benar.

Dalam restoran, manajer kembali tdk menemukan Hwan, eunSung mencari ke atap restoran, mendapati Hwan sedang tidur lelap, marah besar kpd cowok itu. Hwan juga marah merasa gara2 eunSung membuat dirinya seperti ini, eh eunSung lebih marah lagi, "kamu tau gak waktu dulu kamu ngerjain saya nunggu seharian itu ayah saya meninggal, saya tdk bs melihat wajah t'akhir ayah saya, kamu tau gak rasanya ditinggal ayah ?".. sambil nangis tersedu2 bikin Hwan terharu.. sedikit..
Gak lama HP eunSung bunyi, dr ibu tirinya yg minta ketemuan, eunSung menolak demi seungMi, Hwan kaget waktu eunSung nyebut seungMi. eunSung ttp menemui ibu tirinya yg meminta gadis itu keluar dr rumah nenek Hwan, dng iming2 akan dibayari sewa rumah utknya. Tapi eunSung nolak, krn nenek akan membantunya mencarikan eunWoo utknya krn sepertinya eunWoo berada diluar Seoul.. mmh.. si ibu sihir dah tau masalah eunSung nih.. kira2 ide busuk apalagi ya utk mencelakakan eunSung..


0 komentar to "shining inheritance/brilliant legacy (eps.4-8"

Poskan Komentar

Kursor

Guest Book


Mw Guest Book yg Seperti ini..??
Klik di Membuat Show Hide floating Guest Book